Demo 27 Agustus 2026
Demonstrasi dan Kericuhan 27 Agustus 2026
Pada 27 Agustus 2026 sejumlah kelompok, antara lain Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, warga Depok, dan mahasiswa, berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR dengan tuntutan berbeda, termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan penuntasan kasus korupsi. Kericuhan pecah setelah polisi membubarkan massa dengan semprotan air dan meluas ke Pejompongan hingga Palmerah; Polda Metro Jaya menyatakan mengamankan 322 orang, 160 di antaranya anak, dan per 1 September 2026 menetapkan 49 tersangka. Bambang Setiyawan (59), pedagang cermin, meninggal setelah diduga dikeroyok di Pejompongan; polisi masih menyelidiki pelakunya, sementara KontraS dan Tim Advokasi untuk Demokrasi mencatat 387 orang ditangkap, 22 orang luka, serta dugaan penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat.




